loading…
Presiden Partai Buruh Said Iqbal. Foto/Jonathan Simanjuntak
Presiden Partai Buruh Said Iqbal mengungkapkan rasa kekecewaannya. Said Iqbal mengaku massa buruh tidak mendapatkan tempat yang seharusnya menyampaikan aspirasi.
“Istana adalah tempat, dan tentunya juga DPR RI, adalah tempat di mana rakyat, termasuk buruh, petani, nelayan, guru, dan sebagainya, mahasiswa, bisa menyampaikan aspirasinya,” ujar Saiq Iqbal kepada wartawan, Senin (29/12/2025).
Baca Juga: 1.392 Personel Gabungan Kawal Aksi Buruh Tolak UMP Rp5,7 Juta
Dia juga menjelaskan bahwa sejumlah peserta aksi buruh mendapatkan intimidasi dari aparat yang melakukan pengamanan. “Bagaimana mungkin mobil komando para aksi, peserta aksi diderek, para peserta aksi didorong. Pasti ada yang menyuruh secara militeristik. Ini sudah kembali ke zaman militeristik, cara-cara militer digunakan untuk menghadapi para demonstran,” ungkap Said Iqbal.