realme akhirnya mengonfirmasi tanggal peluncuran realme 16 Pro series, yang akan diperkenalkan secara resmi pada 6 Januari 2026. Namun, bukan hanya soal spesifikasi yang menjadi sorotan.
Kali ini, realme kembali menggandeng Naoto Fukasawa, desainer kelas dunia yang dikenal lewat pendekatan desain minimalis dan human-centered, untuk menghadirkan identitas visual yang lebih matang dan berkelas.
Kolaborasi ini bukan yang pertama. Sebelumnya, Naoto Fukasawa pernah terlibat dalam desain edisi khusus realme X, realme X2 Pro, hingga realme GT 2 Pro.
Kini, sentuhan khasnya kembali hadir lewat realme 16 Pro dan realme 16 Pro+, sekaligus produk audio terbaru realme Buds Air8 yang akan diluncurkan bersamaan.
Konsep “Urban Wild Design”: Alam dan Kota dalam Satu Genggaman
Melalui kolaborasi ini, realme dan Naoto Fukasawa memperkenalkan filosofi desain baru bertajuk Urban Wild Design. Konsep ini mencoba menggabungkan sisi liar dan organik dari alam dengan estetika kehidupan urban modern yang rapi dan fungsional.
Hasilnya adalah desain yang terasa hangat, natural, namun tetap premium. realme menyebut pendekatan ini sebagai undangan bagi pengguna untuk menemukan “ruang kebebasan” di tengah ritme kota yang cepat dan padat.
Dua Warna Ikonik: Master Gold dan Master Grey
realme 16 Pro series akan hadir dalam dua pilihan warna utama yang terinspirasi dari elemen alam:
- Master Gold, tersedia untuk realme 16 Pro dan 16 Pro+. Warna ini terinspirasi dari tekstur gandum emas, menghadirkan nuansa hangat dengan sentuhan lembut yang terasa nyaman di tangan.
- Master Grey, eksklusif untuk realme 16 Pro+. Warna ini terinspirasi dari kerikil sungai yang terasah alami, dengan permukaan halus dan kilau lembut yang terlihat natural sekaligus elegan.
Kedua warna ini dirancang bukan hanya untuk terlihat menarik, tetapi juga memberikan pengalaman sentuhan yang berbeda dibandingkan smartphone pada umumnya.
Material Ramah Lingkungan, Pertama di Industri
Salah satu highlight utama dari realme 16 Pro series adalah penggunaan bio-based organic silicone, yang diklaim sebagai yang pertama di industri smartphone. Material ini dibuat dari bahan berbasis tanaman, termasuk jerami, dan dirancang untuk menggabungkan keberlanjutan, kenyamanan, serta daya tahan.
Selain terasa lembut dan ramah di kulit, material ini juga tahan terhadap kotoran, bakteri, dan abrasi. Langkah ini menegaskan komitmen realme terhadap inovasi berkelanjutan tanpa mengorbankan kualitas dan estetika.
Desain Tipis dan Menyatu
Meski mengusung material baru dan desain premium, realme tetap menjaga bodi ponsel agar nyaman digunakan. realme 16 Pro series memiliki ketebalan sekitar 8,49 mm, dengan garis desain yang mengalir mulus dari panel belakang ke bingkai tengah hingga layar.
Pendekatan desain ini membuat ponsel terasa lebih ergonomis, sekaligus memberikan kesan visual yang bersih dan modern.
Bagian kamera juga mendapat perhatian khusus. realme menggunakan lapisan PVD (Physical Vapor Deposition) pada modul kamera, teknik yang umum digunakan dalam dunia jam tangan untuk menghasilkan tampilan mengilap dan presisi tinggi.
Modul kamera dirancang menyatu dengan panel belakang, dilengkapi sentuhan metalik pada frame yang memberikan kesan mewah. Finishing high-gloss pada area tertentu menciptakan kontras visual yang menonjol tanpa terasa berlebihan.
realme Buds Air8 Ikut Bawa DNA Desain yang Sama
Tidak hanya smartphone, realme Buds Air8 juga mengusung bahasa desain Urban Wild yang sama. TWS ini akan hadir dalam warna Master Gold, Master Grey, dan Master Purple, menggunakan material bio-based organic silicone seperti pada ponselnya.
Casing pengisian Buds Air8 terinspirasi dari modul kamera realme 16 Pro series, dengan tepi bevel 45 derajat dan sudut membulat yang memberikan kesan berkilau dan futuristik.
Dengan realme 16 Pro series, realme tidak hanya berbicara soal performa, tetapi juga gaya hidup dan identitas pengguna. Kolaborasi dengan Naoto Fukasawa menunjukkan ambisi realme untuk naik kelas, menyasar pengguna yang peduli pada desain, kenyamanan, dan keberlanjutan.