loading…
PT Pertamina Internasional EP (PIEP) melaksanakan pengapalan perdana minyak mentah sebesar 1 juta barel dari Port Arzew, Oran, Aljazair. FOTO/dok.SindoNews
Pengapalan ini merupakan produksi pertama di bawah perpanjangan Production Sharing Contract (PSC) Blok 405A yang memastikan keberlanjutan operasi Pertamina di Aljazair selama 25 tahun ke depan. Langkah tersebut sekaligus menjadi implementasi nyata semangat “Bring the Barrel Home” untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
“Kami menjalankan amanah untuk memperkuat ketahanan energi nasional melalui praktik operasional yang unggul dan berkelanjutan di Aljazair,” ujar Direktur Utama PIEP Syamsu Yudha dalam keterangan resmi, Senin (29/12/2025).
Baca Juga: Pertama Kalinya, Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak dari Aljazair
Syamsu menjelaskan, keberhasilan pengapalan perdana ini menegaskan posisi Pertamina sebagai pemain migas internasional yang mampu mengelola aset hulu di luar negeri secara andal. Ia berharap kemitraan strategis dengan perusahaan energi nasional Aljazair, Sonatrach, dapat terus diperkuat dan berkelanjutan.