Perubahan Iklim Ternyata Pengaruhi Bentuk Tubuh Kucing hingga Beruang

Ilustrasi(freepik)

DARI musang yang bertubuh ramping hingga beruang yang besar, keragaman bentuk tubuh hewan karnivora ternyata merupakan hasil dari perubahan iklim ekstrem jutaan tahun lalu. Sebuah studi terbaru dari University of Washington (UW) mengungkapkan dua peristiwa pendinginan global menjadi pendorong utama evolusi bentuk tubuh kelompok mamalia ini.

Melalui analisis terhadap 850 kerangka dari 192 spesies, para peneliti berhasil memetakan bagaimana habitat yang berubah memaksa hewan untuk beradaptasi demi bertahan hidup.

Dua Gelombang Evolusi Besar

Penelitian yang dipimpin Chris Law, ilmuwan biologi di UW, menunjukkan adanya dua fase krusial dalam sejarah evolusi karnivora:

Transisi Eosen-Oligosen (34 juta tahun lalu): Suhu global turun drastis, mengubah hutan lebat menjadi padang rumput yang kering. Peristiwa ini membuka jalur evolusi besar yang memisahkan garis keturunan karnivora menjadi keluarga-keluarga modern (seperti famili kucing, anjing, dan beruang).

Transisi Iklim Pertengahan Miosen (15-13 juta tahun lalu): Gelombang pendinginan kedua kembali terjadi. Pada fase ini, spesies dalam satu keluarga mulai berdiferensiasi secara lebih spesifik, misalnya perubahan panjang kaki atau kekuatan rahang untuk mengejar mangsa di lahan terbuka.

“Transisi Eosen-Oligosen, yang berlangsung selama sekitar 500.000 tahun, ditandai oleh anjloknya suhu global,” ujar Chris Law menjelaskan awal mula perubahan besar tersebut.

Dari Bentuk Umum Menjadi Spesialis

Karnivora purba awalnya memiliki bentuk tubuh yang sederhana dan umum, mirip musang modern. Tubuh yang tidak terlalu terspesialisasi ini memungkinkan mereka memakan berbagai jenis makanan dan bergerak dengan fleksibel.

Namun, ketika iklim menjadi lebih dingin dan gersang, persaingan meningkat. Kepunahan predator lama membuka ruang bagi karnivora untuk berevolusi. Kaki yang lebih panjang atau tulang belakang yang lebih kokoh mulai muncul pada kelompok tertentu sebagai respons terhadap gaya hidup baru, seperti berlari di padang rumput atau berenang di laut (pada anjing laut).

“Transisi besar pada iklim dapat menyebabkan perubahan luar biasa pada keanekaragaman hayati di Bumi,” tambah Law.

Risiko bagi Spesialis di Era Modern

Meskipun spesialisasi membantu hewan menguasai habitat tertentu, studi ini memberikan peringatan bagi masa depan. Spesies dengan bentuk tubuh umum, seperti musang, cenderung lebih tahan terhadap perubahan lingkungan. Sebaliknya, hewan yang terlalu terspesialisasi sering kali menjadi yang pertama punah ketika sumber daya mereka hilang.

“Sejauh yang kami tahu, bentuk tubuh musang adalah bentuk tubuh yang sangat umum. Masalah menjadi spesialis dalam waktu evolusi adalah Anda mungkin rentan terhadap kepunahan,” jelas Law.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Proceedings of the Royal Society B: Biological Sciences ini menjadi pengingat penting perubahan iklim saat ini, yang terjadi jauh lebih cepat, dapat merombak ekosistem. Selain mengancam kelangsungan hidup banyak predator puncak yang kita kenal sekarang. (Earth/Z-2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • slot gacor new member
  • situs slot resmi indonesia
  • rekomendasi slot gacor
  • pola slot gacor hari ini
  • pola mahjong ways hari ini
  • game slot gacor
  • situs resmi slot
  • OLX707 pola mahjong ways
  • OLX707 sugar rush
  • OLX707 sugar rush jp
  • OLX707 pola scatter emas
  • OLX707 trik scatter hitam
  • link bandar toto
  • olx707 link resmi
  • link slot hari ini
  • link situs bandar gacor
  • olx707 link resmi 2026
  • olx707 login daftar 2026
  • slot hari ini
  • link bandar slot
  • olx707 link resmi kami
  • daftar slot gacor
  • link Slot Mudah Maxwin